Ribuan Polisi Disiagakan Amankan Gaza Paska Gencatan Senjata

Ribuan Polisi Disiagakan Amankan Gaza Paska Gencatan Senjata

KLIPING.id, Gaza – Pejuang Perlawanan Palestina Hamas menyiagakan ribuan polisi untuk mengamankan Gaza, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari mengatakan bahwa gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah dimulai bersamaan siaga ribuan polisi di Gaza.

“Terkait laporan kapan gencatan senjata telah dimulai di Gaza, kami mengonfirmasi nama-nama dari 3 sandera yang akan dibebaskan hari ini telah diserahkan ke pihak Israel,” kata Majed al-Ansari, demikian Al-Maladeen, pada Rabu (22/1/2024).

“Mereka adalah tiga warga Israel, salah satunya berkebangsaan Rumania dan yang lainnya berkebangsaan Inggris, dan dengan demikian gencatan senjata telah dimulai.”

Hamas telah merilis nama-nama dari tiga tawanan Israel yang akan dibebaskan pada hari pertama pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata di Gaza, dalam sebuah posting di Telegram. Langkah ini berpotensi membuka jalan bagi dimulainya gencatan senjata setelah penundaan selama berjam-jam.

Juru bicara Gerakan perlawanan Hamas Brigade Qassam, Abu Obeida mengatakan, “sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan, kami memutuskan untuk membebaskan hari ini: Romi Gonen, 24, Emily Damari, 28, dan Doron Shtanbar Khair, 31.”

Sementara itu, Kantor Media Pemerintah di Gaza yang dipimpin Hamas melaporkamn ribuan polisi Palestina telah dikerahkan di wilayah tersebut “sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di berbagai provinsi”, seraya menambahkan bahwa kotamadya telah mulai “membuka kembali dan merehabilitasi jalan-jalan”.

“Kementerian dan lembaga pemerintah sepenuhnya siap untuk memulai operasi sesuai dengan rencana pemerintah untuk memastikan kembalinya kehidupan normal secara cepat dan bertahap,” kata pernyataan itu.

Warga Palestina kembali dari mengungsi yang akan dimulai tujuh hari setelah gencatan senjata mulai berlaku. “Kami juga meminta masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber resmi pemerintah.

Baca Juga:  Presiden Instruksikan Jajaran Optimistis tapi Waspada Hadapi Perekonomian 2023

“Untuk menjauh dari daerah yang hancur dan menghindari potensi bahaya, menghindari rumah yang dibombardir bom hindari reruntuhan bangunan, dan menjauh dari roket dan benda yang mencurigakan,” tambah pernyataan itu. “Kepatuhan terhadap keselamatan dan peningkatan kewaspadaan sangatlah penting.” []

Anto -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *