UMKM Sambut Baik Komitmen BSI dan BPJPH Fasilitasi 5.000 Sertifikasi Halal

UMKM Sambut Baik Komitmen BSI dan BPJPH Fasilitasi 5.000 Sertifikasi Halal

KLIPING.id-Jakarta – Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyambut positif kolaborasi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menyediakan 5.000 kuota sertifikasi halal. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian BSI International Expo 2026 di Jakarta.

Bagi pelaku UMKM, khususnya nasabah BSI, fasilitas sertifikasi halal tersebut dinilai menjawab kebutuhan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar. Sertifikasi halal juga menjadi salah satu standar penting bagi produk UMKM untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang penetrasi pasar yang lebih luas.

Laksiman selaku ketua APMISO, pelaku usaha kuliner lokal sekaligus nasabah UMKM BSI, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, fasilitasi sertifikasi halal sangat membantu pelaku usaha kecil yang selama ini lebih banyak memfokuskan sumber daya untuk mengembangkan usaha.

“Sebagai pelaku usaha kecil, memiliki sertifikasi halal adalah sesuatu yang istimewa. Selama ini fokus kami adalah mengembangkan usaha, sementara untuk memperoleh sertifikasi halal ada biaya yang harus disiapkan,” ujarnya

Menurutnya dukungan BSI dan BPJPH memberikan manfaat nyata bagi UMKM. Keberadaan sertifikasi dan logo halal resmi dapat meningkatkan keyakinan konsumen sekaligus memberikan kepercayaan diri bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.

“Kami makin percaya diri untuk menawarkan produk ke ritel modern, bahkan bermimpi untuk bisa ekspor,” katanya.

Sebanyak 5.000 kuota sertifikasi halal tersebut disalurkan secara simbolis kepada dua asosiasi, yakni Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (APMISO) dan Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), dalam acara bertajuk “Jajan Halal Bersama BSI dan BPJPH” yang melibatkan lebih dari 100 tenant makanan.

*Dorongan Direktur Utama BSI Untuk Industri Halal*

Baca Juga:  Sambut Bulan Ramadan, Wapres Ajak Masyarakat Tingkatkan Kualitas Diri

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan komitmen BSI untuk tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra bagi UMKM agar mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan.

“Kami ingin UMKM Indonesia mampu menjadi local champion untuk kemudian berbicara di kancah global. Melalui semangat Buy Local, Go Global, BSI mendorong penguatan standar halal, akses pembiayaan syariah, serta digitalisasi transaksi sebagai satu ekosistem utuh. Sertifikasi halal adalah fondasi penting agar produk lokal kita memiliki daya saing tinggi dan diakui dunia,” ujar Anggoro.

Hingga pertengahan 2026, BSI telah dipercaya oleh lebih dari 340 ribu nasabah UMKM di seluruh Indonesia dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp55,17 triliun.

Menurut Anggoro, fasilitasi sertifikasi halal tersebut diharapkan dapat mempercepat standardisasi produk makanan dan minuman UMKM.

“Kami berharap fasilitas ini meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat daya saing, dan memperluas akses pasar secara berkelanjutan,” katanya.

Melalui sinergi dengan BPJPH dan asosiasi pelaku usaha, BSI berkomitmen terus menghadirkan solusi bagi UMKM, mulai dari pembiayaan, pembayaran digital, hingga penguatan standar halal. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong UMKM Indonesia naik kelas, memperluas pasar, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam industri halal global.

Anto -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *