Dinanti Gebrakan Implementasi UU Kejaksaan

Dinanti Gebrakan Implementasi UU Kejaksaan

KLIPING.ID-Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menilai peran Wakil Jaksa Agung Sunarta sangat sentral dalam menginisiasi terbentuknya peraturan pelaksana Undang-Undang Kejaksaan yang baru, khususnya terkait reformasi birokrasi.

Dia menilai, setelah disahkannya UU Kejaksaan pada Desember 2021, maka yang paling penting untuk menjadi atensi dan tugas Wakil Jaksa Agung adalah memimpin proses implementasi UU Kejaksaan di institusi kejaksaan.

 

“Salah satu yang penting adalah melanjutkan reformasi birokrasi di kejaksaan dengan berbekal UU Kejaksaan yang baru. Karena itu Wakil Jaksa Agung harus berperan sentral dalam menginisiasi terbitnya peraturan pelaksanaan yang diperlukan untuk mewujudkan hal-hal yang dibuka dalam UU tersebut, misalnya jaksa sebagai ASN yang punya kekhususan,” kata Arsul dalam keterangan pers yang diterima¬†Parlementaria, Kamis (6/1/2022).

 

Arsul menilai, kejaksaan perlu menginisiasi peraturan pelaksanaannya dan jangan menggantungkan pada institusi lain seperti Kementerian Pendayagunaan¬†Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Selain itu, menurutnya, Wakil Jaksa Agung harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam promosi serta mutasi jabatan di kejaksaan. “Langkah itu agar moralitas kerja dan kinerja jajaran kejaksaan terangkat dengan baik, karena semuanya akan merasa punya kesempatan yang lebih baik untuk mendapat promosi dan mutasi,” ujarnya.

 

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap, Sunarta bersama Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) meneguhkan fungsi pengawasan melekat terhadap jajaran kejaksaan, sehingga kepercayaan publik akan meningkat. Menurut dia, Sunarta yang memiliki latar belakang intelijen di kejaksaan bisa memaksimalkan tugas pemulihan aset dari tindak pidana korupsi. “Tugas pemulihan aset bisa dilakukan karena selama ini Wakil Jaksa Agung memimpin Tim Pemburu Aset,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menunjuk Sunarta sebagai Wakil Jaksa Agung menggantikan Setia Untung Arimuladi yang memasuki masa pensiun per 1 Januari 2022. Sunarta sebelumnya menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung. Penunjukan Sunarta sebagai Wakil Jaksa Agung berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 180/TPA Tahun 2021 tertanggal 31 Desember 2021

Baca Juga:  Presiden Resmikan Bendungan Randugunting di Blora
Avatar

Zahid -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *