Saigon Delight Optimis Bisnis Kuliner Masih Goyang Lidah Masyarakat

Saigon Delight Optimis Bisnis Kuliner Masih Goyang Lidah Masyarakat

Kliping.id-Pandemi Covid-19 yang sudah melanda sejak tahun lalu, sangat berdampak besar bagi kehidupan manusia. Tidak hanya memengaruhi masalah kesehatan, namun, pandemi ini turut mengguncang berbagai sektor industri dan bisnis. Salah satu sektor bisnis yang mendapatkan dampak paling besar dari keadaan ini adalah usaha kuliner atau food & beverage (F&B).

Bisnis food and beverage

Di tengah pandemi yang belum juga berakhir, para pelaku usaha terus berupaya bangkit dari keterpurukan. Untuk menghadapi segala macam tantangan yang ada, mereka dituntut untuk lebih kreatif, dengan lebih memaksimalkan strategi marketing baik penjualan melalui online maupun offline. Selain itu, para pelaku usaha juga harus pandai membaca peluang yang ada di pasar dan kemampuan masyarakat saat ini.

Owner Saigon Delight Praba Madhavan mengatakan, meski sempat bergeliat kembali menjelang pergantian tahun lalu, bisnis F&B kembali mengalami perlambatan mengingat diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada awal tahun ini.

Menurutnya, meskipun tengah mengalami penurunan kembali, di masa pandemi ini bisnis yang masih bisa survive adalah bisnis F&B. dimana para pelanggan masih bisa dine-in ataupun take away dan juga delivery.

“Tapi, tidak bisa dipungkiri juga ada banyak pengusaha di bidang kuliner yang mengurangi aktivitas usahanya, bahkan ada yang menghentikan secara total,” ujar Praba.

Praba menambahkan, Saigon Delight menjadi salah satu yang terdampak pandemi dan juga PPKM.

Sebagai informasi, Saigon Delight merupakan restoran yang menawarkan rasa otentik Vietnam dan berdiri di bawah naungan Yeu Saigon Group. Selain menghidangkan sajian khas Vietnam, Saigon Delight juga menyajikan makanan sehat yang menekankan pada bahan-bahan segar dengan fungsi aktioksidan serta gluten-free.

Saigon Delight secara khusus menyajikan makanan sehat dan natural, mulai Pho Dac Biet berupa kwetiauw dengan taburan beef slice. Keistimewaan makanan ini terletak pada rasa kuahnya yang sungguh lezat. Kaldu kuah direbus selama 12 jam menggunakan tulang sumsum sapi tanpa penyedap buatan.

Baca Juga:  BUMN Enggak Sponsor Formula E Bikin Heran Politisi Hero

Selain itu, ada juga Banh Mi yang merupakan menu andalan di Saigon delight. Banh Mi merupakan sandwich ala Vietnam yang isinya berupa chicken barbeque, beef, smoked chicken atau beef, sosis dan sayuran organik. Dan ada juga Goi Cuon Tom yang seringkali disebut Vietnamese Roll atau salad gulung.

Resep rahasia masakan sehat menggunakan bahan-bahan alami tanpa bahan pengawet maupun pewarna buatan. Bahkan, setiap restoran memiliki kebun sayur sendiri berupa small garden. Sedangkan untuk daging untuk sosis mereka juga mengolah langsung.

Di samping itu, Saigon Delight juga menawarkan sensasi menikmati kopi dengan penyajian yang khas ala Vietnam. Kopi ini dibuat dengan cara menggunakan dripper metal khas Vietnam. Tetesan kopinya dinikmati dengan susu kental manis atau krimer. Metode ini dilakukan untuk mengurangi rasa pahit yang dihasilkan dari biji kopi tersebut.

Di Saigon Delight ada lebih dari 80 menu mulai appetizer, main course, dessert dan minuman. Beberapa bahan menu asli Vietnam bahkan diimpor langsung dari negara asalnya dan hanya ada pada saat tertentu.

Tidak hanya menawarkan keaslian rasa makanan yang otentik, Saigon Delight juga menawarkan konsep restoran Vietnam yang belum banyak dijumpai di Indonesia. Saigon Delight menghadirkan suasana khas Vietnam yang bisa dirasakan pengunjung tiap kali masuk ke dalam restoran. Untuk memperkuat taste keasliannya, desain interior Saigon Delight dirancang langsung oleh desainer asal Vietnam.

Untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan yang tetap ingin menikmati makanan khas Vietnam namun tidak mau keluar rumah, Saigon delight kini juga tersedia dalam bentuk frozen food yang dipasarkan di bawah merk dagang Chao Saigon.

“Saat ini, kami juga sudah mulai memasarkan produk frozen kami di bawah brand Chao Saigon yang khusus untuk memenuhi kebutuhan tamu yang masih ingin menikmati produk kami di rumahnya sendiri,” ujar Praba.

Baca Juga:  Usahawan Muda Sukses Berbisnis Susu Berkualitas Ekspor

Chao Saigon menawarkan menu yang sangat bervariatif dengan banyak pilihan Vietnamese Sauce dan juga dessert. Ada lebih dari 20 menu yang bisa dinikmati dengan harga yang sangat affordable mulai dari Rp 20 ribuan.

Lebih lanjut, Praba berharap, dengan adanya vaksinasi yang dilakukan di Indonesia, hal ini turut menjadi dampak baik bagi bisnis F&B khususnya Restoran. Dia juga berharap agar masyarakat dapat mulai terbiasa dengan kondisi saat ini, sehingga para pelaku usaha restoran bisa kembali menjalankan usahanya dengan aman.

Dia mengakui adanya pandemi Covid-19 turut berpengaruh pada omzet restoran setiap harinya. Hal ini dikarenakan oleh jumlah kapasitas pelanggan yang dibatasi. Namun, menurutnya, Saigon Delight tetap beroperasi ditengah pandemi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Selama hampir lima tahun kami hadir di industri F&B dan menemani para pecinta kuliner, kami selalu menomorsatukan produk otentik Vietnam yang sehat. Oleh karena itu, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi kesehatan, kemanan dan kenyamanan pengunjung setia kami,” pungkasnya.

Avatar

Anto -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *