Ekonom Indef: Program Food Estate Bisa Berkembang Pesat

Kliping.id-Solo – Ekonom Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan bahwa program food estate adalah implementasi dari konsep revolusi hijau dan pengembangan lumbung pangan lainya yang belum dikerjakan secara maksimal. Food estate, kata Bhima adalah program yang bisa berkembang pesat karena sudah menggunakan sentuhan teknologi mekanisasi. “Food estate adalah implementasi dari konsepnya revolusi hijau, dimana pak Jokowi mulai belajar agar kesalahan dulu tidak terulang di hari ini. Jadi saya kira, program food estate sudah berjalan dengan baik,” ujar Bhima dalam sesi diskusi virtual bersama Solopos.com, Jumat, 9 April 2021. Namun, ujar Bhima,…

Baca Selanjutnya...

INDEF dan KTNA Tolak Impor Beras Untuk Kedaulatan Pangan Nasional

Kliping.id-Jakarta – Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Tauhid menyayangkan kebijakan impor beras 1 juta ton yang sudah dialokasikan melalui perum Bulog. Menurutnya, kebijakan itu lambat laun akan menghancurkan kondisi harga di tingkat petani yang kini sedang berjuang meningkatkan produksi. Apalagi awal tahun ini Indonesia akan menghadapi musim panen tahunan yang berlangsung pada pertengahan Maret mendatang. “Masa panen diperkirakan mencapai 8,7 juta ton GKG (gabah kering giling). Begitu juga dengan bulan April yang mencapai 8,59 juta ton GKG. Kalau impor beras sekarang ini dilakukan maka tentu saja akan menghancurkan harga di tingkat…

Baca Selanjutnya...

INDEF dan KTNA Tolak Impor Beras Untuk Kedaulatan Pangan Nasional

Kliping.id-Jakarta – Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Tauhid menyayangkan kebijakan impor beras 1 juta ton yang sudah dialokasikan melalui perum Bulog. Menurutnya, kebijakan itu lambat laun akan menghancurkan kondisi harga di tingkat petani yang kini sedang berjuang meningkatkan produksi. Apalagi awal tahun ini Indonesia akan menghadapi musim panen tahunan yang berlangsung pada pertengahan Maret mendatang. “Masa panen diperkirakan mencapai 8,7 juta ton GKG (gabah kering giling). Begitu juga dengan bulan April yang mencapai 8,59 juta ton GKG. Kalau impor beras sekarang ini dilakukan maka tentu saja akan menghancurkan harga di tingkat…

Baca Selanjutnya...