Restrukturisasi Pertamina Diharapkan Buahkan Hasil

Kliping.id-Jakarta-Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin mendukung upaya restrukturisasi PT Pertamina (Persero) sejauh dalam rangka meningkatkan kinerja dan keuntungan perusahaan. Ia mengatakan restrukturisasi saat ini sudah dalam tahap implementasi, tinggal bagaimana rakyat mengawasi agar restrukturisasi yang dilakukan dapat memberikan benefit kepada negara. “Restrukturisasi yang dilakukan saya kira sudah berjalan, tinggal bagaimana proses restrukturisasi ini bisa mengefisienkan, bisa mengelola dan me-manage sumber daya yang ada pada holding dan sub-holding itu baik di hulu maupun di hilir,” terangnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan jajaran Direksi Pertamina di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis…

Baca Selanjutnya...

Sekitar  6,73 Juta Nasabah Nikmati Restrukturisasi Kredit

OJK menyebutkan  102 bank berpotensi menjalankan restrukturisasi kredit kepada 15,22 juta debitur dengan total saldo pokok plafon pinjaman perjanjian kredit (baki debet) sebanyak Rp1.379,4 triliun. Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, potensi tersebut berasal dari debitur UMKM 12,64 juta, dengan baki debet sebesar Rp559,1 triliun. “Sedangkan debitur non-UMKM sebanyak 2,58 juta orang dengan baki debet mencapai Rp820,3 triliun,” kata dia di Jakarta, Selasa (4/8/2020). Adapun restrukturisasi kredit yang sudah dilakukan industri perbankan mencapai Rp784,36 triliun. Keringanan kredit ini diberikan kepada 6,73 juta nasabah yang terdampak pandemi…

Baca Selanjutnya...

Stimulus Kredit Senjata Ampuh Pemulihan Ekonomi

Jakarta-Dalam menghadapi krisis akibat covid-19 ini, stimulus restrukturisasi kredit bisa menjadi upaya mendukung pelaku usaha . Sektor pariwisata, infrastruktur dan multifinance menjadi segemen nasabah BPD yang paling besar merasakan dampak pandemi corona. “Ini sehingga ampuh mendorong langkah pemulihan ekonomi akibat pandemi,” kata Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Supriyanto, mengutip CNBC Indonesia, dikutip Minggu (02/08/2020) Namun demikian, katanya diperlukan kehati-hatian perbankan dalam melakukan restrukturisasi pinjaman sekaligus diharapkan adanya perpanjangan tenor dari relaksasi.

Baca Selanjutnya...