Struktur Baru PBNU Beri Ruang Keterwakilan Kelompok Disabilitas

Struktur Baru PBNU Beri Ruang Keterwakilan Kelompok Disabilitas

KLIPING.id-JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 memberikan ruang keterwakilan bagi kelompok disabilitas dalam struktur kepengurusan yang baru ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Katib Aam PBNU Prof KH Mohammad Nuh saat pengumuman struktur kepengurusan PBNU di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

“Alhamdulillah di kepengurusan sekarang ini ada saudara-saudara kita yang mewakili kelompok disabilitas,” kata Mohammad Nuh.

Keterwakilan tersebut menjadi bagian dari struktur kepengurusan PBNU yang mencakup unsur Mustasyar, Pengurus Harian Syuriyah, A’wan, dan Pengurus Harian Tanfidziyah.

PBNU menetapkan struktur baru setelah proses penyusunan kepengurusan dilakukan pasca-Muktamar ke-35 NU. Penyusunan tersebut melibatkan Rais Aam, Ketua Umum, dan tim formatur yang ditetapkan dalam forum muktamar.

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan penyusunan struktur merupakan tahap penting sebelum organisasi menjalankan berbagai programnya.

Dengan diumumkannya kepengurusan secara lengkap, struktur PBNU masa khidmah 2026–2031 selanjutnya menjalankan mandat organisasi dan keputusan-keputusan Muktamar ke-35 NU.

Keterwakilan kelompok disabilitas menjadi salah satu unsur yang disebut secara khusus dalam pengumuman struktur baru tersebut, di samping komposisi ulama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai unsur lainnya yang tercantum dalam kepengurusan PBNU.

Baca Juga:  Disabilitas Ini Jago Nembak, Ceritanya Gimana?

Anto -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *