Israel Serang Klinik PBB, Bunuh 41 Warga Palestina

Israel Serang Klinik PBB, Bunuh 41 Warga Palestina

KLIPING.id Gaza – Zionis Israel kembali melakukan serangan ke Gaza pada hari Kamis (3/4/2025), 41 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak fajar.

Serangan Israel yang kembali dilakukan terhadap daerah kantong itu sejak 18 Maret merupakan bagian dari kampanye “tekanan maksimum” yang bertujuan memaksa Hamas untuk merundingkan kembali kesepakatan gencatan senjata yang disepakati pada bulan Januari, demikian laporan Al Jazeera, Kamis (3/4/2025).

Namun, Hamas bersikeras untuk kembali ke kesepakatan yang disepakati sebelumnya dan telah menawarkan untuk membebaskan semua tawanan sekaligus dengan imbalan gencatan senjata permanen.

Serangan Israel yang menewaskan sedikitnya 41 warga Palestina di seluruh Gaza ini, termasuk enam anggota satu keluarga. Jet tempur menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal dan tenda-tenda yang menampung orang-orang terlantar di Khan Younis, dengan tim penyelamat bergegas ke tempat kejadian setelah serangan itu.

Sementara itu, laporan Xinhua mengutip kantor berita resmi Palestina WAFA menyebutkan bahwa setidaknya 19 warga Palestina, termasuk sembilan anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel di sebuah klinik PBB di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara pada hari Rabu (2/4).

Sebuah pesawat Israel mengebom sebuah klinik yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat di kamp pengungsi, yang menampung orang-orang terlantar, kata WAFA.

Puluhan orang lainnya terluka, dan kebakaran terjadi di gedung itu, tambah laporan WAFA. Militer Israel dan dinas keamanan dalam negeri Shin Bet mengklaim dalam sebuah pernyataan bersama bahwa serangan udara itu menargetkan militan Hamas.

Menurut pernyataan itu, militan Hamas “bersembunyi di dalam pusat komando dan kendali yang digunakan untuk mengoordinasikan aktivitas teroris dan berfungsi sebagai titik pertemuan utama” bagi Hamas.

Baca Juga:  Presiden Macron Desak Pengakuan Palestina Merdeka

Pejuang Palestina Hamas menggunakan kompleks merencanakan serangan terhadap warga Israel dan pasukan Israel, menurut pernyataan itu.

Anto -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *