Serangan ke Tanah Suci, Pelarangan Jilbab, dan Rencana Konser Jadi Atensi Khusus
KLIPING.id-Jakarta – Forum Komunikasi Nasional (Forkomnas) Ormas Islam menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait tiga isu yang menjadi perhatian publik, yakni serangan terhadap fasilitas dan ancaman keamanan di kawasan Tanah Suci, pelarangan jilbab di Azerbaijan, serta polemik rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam tingkat nasional di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Hidayatullah, Sabtu (17/10/2026).
Dalam pengantarnya, perwakilan Forkomnas menjelaskan bahwa pernyataan bersama tersebut merupakan bentuk tanggung jawab keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan dengan keselamatan umat, perlindungan tempat suci, kebebasan menjalankan ajaran agama, serta solidaritas kemanusiaan.
Pernyataan sikap itu dibacakan dalam bahasa Indonesia oleh Dr. Ahmad Husein, kemudian dilanjutkan oleh perwakilan peserta lainnya. Penyampaian tersebut juga dilengkapi dengan penjelasan dalam bahasa Arab.
Kecam Serangan dan Ancaman Keamanan
Dalam poin pertama, Forkomnas menyampaikan kecaman terhadap serangan yang mengancam keamanan kawasan Tanah Suci dan fasilitas strategis. Pernyataan tersebut menyoroti laporan serangan terhadap stasiun distribusi listrik dan bandara internasional di kawasan Arab Saudi.
Forkomnas menilai ancaman terhadap fasilitas publik dan keselamatan warga sipil perlu mendapat perhatian serius. Serangan yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, termasuk dari kalangan warga sipil dan jamaah, menjadi keprihatinan bersama.
Karena itu, Forkomnas menekankan pentingnya perlindungan terhadap keselamatan masyarakat serta keamanan kawasan yang memiliki arti penting bagi umat Islam.
Tolak Pelarangan Jilbab
Pada poin kedua, Forkomnas mengecam kebijakan pelarangan atau pembatasan penggunaan jilbab bagi perempuan berhijab di Azerbaijan.
Forkomnas menilai pembatasan tersebut berkaitan dengan hak asasi manusia, khususnya kebebasan beragama dan hak umat Islam menjalankan ajaran agamanya.
Sikap ini sejalan dengan seruan Ustaz Zaitun Rasmin yang mendorong umat Islam menyampaikan protes secara santun, damai, dan berkelanjutan. Ia juga mengajak pemerintah negara-negara Islam menempuh jalur diplomasi melalui komunikasi dan lobi agar pemerintah Azerbaijan mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.
Menurutnya, aspirasi umat perlu disampaikan dengan cara yang tertib dan tidak melanggar hukum.
Sikap terhadap Rencana Konser Andrea Bocelli
Poin ketiga berkaitan dengan rencana konser penyanyi Andrea Bocelli di Indonesia. Isu tersebut turut menjadi perhatian Forkomnas dalam pernyataan sikap bersama.
Melalui pernyataan sikap ini, Forkomnas menegaskan pentingnya peran ormas Islam dalam menyuarakan persoalan yang menyangkut kepentingan umat, nilai-nilai keagamaan, dan kemanusiaan. Pernyataan bersama tersebut diharapkan menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait dalam menyikapi berbagai persoalan tersebut.
