Buya Anwar Abbas : Islam Ajarkan Umatnya Saling Menghormati dan Menghargai
KLIPING.id, Kupang – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Buya Anwar Abbas mengatakan bahwa Islam mengajarkan umatnya agar saling menghormati dan menghargai apalagi kalangan seorang pendakwah menjauhkan diri dari perbuatan mencela orang.
“Tindakan seorang pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman yang menghina pedagang es keliling menuai respons dari tokoh-tokoh umat Islam ini sangat tercela” kata Buya Anwar di sela-sela acara Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (5/12/2024).
Muhammadiyah menyayangkan perilaku tersebut, sebagaimana terekam dalam video yang viral di media sosial baru-baru ini. Kaum Muslimin agar menjauhkan diri dari perbuatan mencela orang.
“Karena itu, jika ada kawan-kawan kita yang terlanjur berbuat melanggar ketentuan Allah tersebut, supaya bertobat dan meminta maaf kepada orang yang disakiti,” ujar Buya Anwar Abbas.
“Jangan malu untuk meminta maaf karena meminta maaf itu juga sebuah perbuatan yang mulia,” sambung dia.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengapresiasi Gus Miftah yang akhirnya meminta maaf kepada pedagang es yang telah dihinanya. Bahkan, public figure yang juga pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta itu diketahui juga menyambangi langsung rumah orang tua yang sudah dicacinya itu.
“Syukur Alhamdulillah Gus Miftah sudah mendatangi rumah yang bersangkutan, bertemu dan meminta maaf kepada orang tersebut. Saya berharap mudah-mudahan masalah ini hanya sampai di sini saja. Mari kita semua mengambil ibrah (pelajaran) dari peristiwa tersebut,” kata Buya Anwar.
