Pemerintah Lindungi Pelaku Usaha Dalam Negeri dari Serbuan Produk Luar

Pemerintah Lindungi Pelaku Usaha Dalam Negeri dari Serbuan Produk Luar

KLIPING.ID, JAKARTA–Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan Pemerintah berkomitmen melindungi pelaku usaha dalam negeri dari serbuan produk luar.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar produk-produk dari berbagai negara di dunia. Pemerintah mendukung perkembangan usaha produk-produk dan merek-merek lokal, termasuk di sektor kosmetik dan kecantikan,” tandasnya saat membuka Pameran Kecantikan Jakarta X Beauty 2023 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).

Lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, Kemendag mengatur ekosistem perdagangan untuk memberi ruang usaha bagiproduk lokaluntuk berkembang lebih pesat.

“Kami dari Kemendag selalu mendukung pelaku usaha di bidang kecantikan. Sektor kecantikan ini permintaannya lebih tinggi dari suplai. Kalau kita tidak melindungi industri lokal kita, maka kita bisa diserbu dan Indonesia hanya menjadi pasar, terutama dari negara-negara yang produksinya luar biasa. Pendek kata, sebisa mungkin kami tata sehingga barang-barang kecantikan dari luar negeri tidak menyerbu industri kita di dalam negeri,”ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Tren permintaan dunia untuk produk kosmetik 2018—2022 adalah sebesar 5,13 persen, sementara tren penawarannya hanya 4,03 persen. Indonesia menempati posisi ke-27 eksportir produk kosmetik dengan pangsa pasar 0,49 persen.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, produk-produk kosmetik dan kecantikan dari luar negeri perlu melengkapi sejumlah persyaratan agar menjamin perlindungan konsumen di dalam negeri.

“Harus ada izin edar, kemudian harus ada jaminan kalau orang beli, terus ada masalah, bagaimana komplainnya,” ujarnya.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan pelaku usaha Indonesia harus mengikuti perkembangan dengan memanfaatkan platform niaga elektronik. Menurutnya, berusaha melalui platform elektronik merupakan suatu keniscayaan. Untuk itu, Kemendag memastikan agar ekosistem perniagaan digital dapat mendorong pertumbuhan industri lokal.*

Baca Juga:  Otsuka Dukung Eliminasi TBC 2030 Melalui Program “Free TBC at Workplace”
Tio Sukamto

Tio Sukamto

Ceritakan tentang dirimu Tio di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *