Kepala BP Haji: Wukuf di Arafah, Imbau Jemaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah
KLIPING.ID, MAKKAH–Menjelang puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BP Haji RI) Mochamad Irfan Yusuf mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh jamaah haji Indonesia.
Dalam imbauannya menekankan aspek kesehatan, keselamatan, kekhusyukan ibadah, serta kepedulian terhadap sesama.
“Wukuf di Arafah adalah inti ibadah haji. Maka kita harus bersiap secara lahir dan batin untuk menjalaninya dengan baik,” ujar Kepala BPH RI.
Berikut lima poin utama himbauan BPH RI:
1. Jaga Kesehatan
Jamaah diminta untuk menghindari sengatan matahari langsung dengan menggunakan topi, payung, atau kain pelindung kepala. Selalu kenakan alas kaki saat keluar tenda dan istirahat yang cukup agar tetap bugar saat beribadah, BP Haji juga mengingatkan jemaah terkait larangan keluar tenda Arafah Sejak pukul 10:00-16:00 WAS.
2. Jaga Keselamatan Diri
Cuaca panas ekstrem harus diantisipasi dengan memperbanyak minum air putih meski tidak merasa haus. Jamaah disarankan membawa botol air, semprotan wajah, dan kipas kecil. Jika merasa tidak enak badan, segera hubungi petugas.
3. Jaga Kekhusyukan Ibadah
Wukuf adalah waktu terbaik untuk berdoa, berdzikir, dan bermuhasabah. Jamaah diminta untuk meminimalkan aktivitas yang tidak perlu, seperti mengobrol berlebihan atau bermain ponsel. Fokuskan diri, karena doa di Arafah adalah doa yang mustajab.
4. Turunkan Ego, Saling Membantu
Seluruh jamaah diimbau untuk mengesampingkan identitas kelompok seperti KBIHU atau rombongan. Semua adalah jamaah Indonesia yang setara. Saling bantu terutama kepada jamaah lansia, sakit, atau yang membutuhkan pertolongan.
5. Gunakan Fasilitas Secara Bijak
Kamar mandi dan fasilitas lain terbatas. Gunakan seperlunya, antri dengan tertib, serta jaga kebersihan dan kenyamanan bersama.
“Ingatlah sabda Nabi: ‘Al-Hajju Arafah’ – Haji adalah wukuf di Arafah. Maka maksimalkan kesempatan ini dengan penuh kekhusyukan dan persaudaraan,” tegas Gus Irfan.
Selain itu Petugas haji diminta terus Aktif untuk mengedukasi dan membantu jamaah agar pelaksanaan wukuf berjalan tertib, aman, dan kekhusyuk’an.*
