Trump Akan Akui Negara Palestina?
KLIPING.id Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengeluarkan sebuah deklarasi terkait Negara Palestina dan Amerika akan mengakuinya, dan akan ada pendirian Negara Palestina tanpa kehadiran Hamas, demikian sebuah sumber diplomatik di Kawasan Teluk, menolak dipublikasikan namanya, kepada Media Line dilansir Jerusalem Post, Sabtu (10/5/2025).
Sumber tersebut juga menambahkan, “Jika pengumuman dari Amerika tentang Negara Palestina dibuat, itu akan menjadi deklarasi paling penting dan akan mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, dan akan ada lebih banyak negara bergabung ke Abraham Accords.”
Donald Trump dijadwalkan akan menjalani tur kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah pekan depan. Ia juga akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi Negara Teluk-AS.
Pertemuan di Riyadh diwarnai oleh beragam prediksi akan munculnya kesepakatan tingkat tinggi termasuk deklarasi dari Trump.
Para pemimpin Negara Teluk dijadwalkan akan berpartisipasi dengan pengecualian dari Raja Salman bin Abdulaziz yang sudah sejak lama tidak berpartisipasi dalam acara publik lantaran kondisi kesehatan.
Sebelumnya, Donald Trump juga mempertimbangkan untuk segera mengumumkan sebuah rencana komprehensif terkait Jalur Gaza pada akhir pekan ini. Hal itu dilaporkan oleh media Israel pada Kamis (8/5/2025), dilansir the New Arab, Jumat (9/5/2025).
Israel Hayom mengutip beberapa pejabat AS dan Israel melaporkan bahwa, proposal Trump bertujuan untuk mengakhiri 18 bulan agresi Israel di Jalur Gaza. Rencana Trump juga memasukkan pengaturan terkait politik dan kemanan di wilayah tersebut.
Pejabat AS mengatakan, bahwa rencana perdamaian Gaza diatur langsung oleh Gedung Putih dengan dukungan sebagian dari pejabat Israel, meskipun proposal itu tidak memenuhi keinginan pemerintahan Benjamin Netanyahu.
Jika proposal itu difinalisasi, menurut media Israel, AS bisa disimpulkan mengenyampingkan pemerintah Israel dan menempatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam posisi sulit lantaran perdamaian di Gaza bisa memicu turbulensi politik di dalam koalisi sayap kanan pemerintahannya.
Menurut sumber yang dikutip Israel Hayom, proposal Trump termasuk jaminan bagi para pemimpin Hamas tidak akan dibunuh dan kepastian partisipasi mereka dalam pemerintahan sipil di Jalur Gaza.
Pejabat AS mengatakan kepada Israel Hayom bahwa, Gedung Putih serius atas proposal ini, di tengah kebuntutan militer dan terus berkembangkan kecaman dunia internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.
Dalam perkembangan terkait, Axios melaporkan, bahwa Trump pada Kamis bertemu secara rahasia dengan Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer di Gedung Putih, membicarakan masalah Gaza dan negosiasi nuklir Iran. Pertemuan itu tidak diumumkan secara resmi baik oleh AS dan Israel. []
